Rabu, 17 April 2013

Tanda Kenabian dan Turunnya Wahyu

Ust. Abi Makki ~ 18 April 2013

Sirah Nabawiyah
Lanjutan tgl 21 Maret 2013

Ka'bah tadinya berbentuk persegi panjang menjadi seperti sekarang karena berbagai kejadian.

Tentang Tanda-tanda Kenabian dan Wahyu Pertama

Usia 33 tahun adalah usia dewasa sempurna.

Beliau sudah terbiasa menyendiri, resah tentang keadaan kota Mekkah, merenungkan tentang mengapa orang Quraisy menyembah berhala, mirip Nabi Ibrahim mencari keberadaan Allah.

Di usia 39,6 tahun (6 bulan sebelum usia 40) tanda-tanda kenabian mulai muncul. Beliau tidak menyadarinya. Tidak ada seorangpun yang tahu bahwa dirinya akan jadi Nabi kecuali Nabi Yahya. Nabi Yahya sejak 6th sudah tahu bahwa dia akan menjadi Nabi.
Nabi Yahya saat diajak bermain selalu menolak dgn alasan hidupnya tidak untuk bermain.

Tanda-tanda Kenabian yang muncul 6 bulan sebelum menjadi Nabi:
(Usia 39 th 6 bulan)

1. Allah menanamkan kepada Saya keinginan untuk taffakkur. Rasulullah akhirnya menemukan tempat untuk menyendiri di Gua Hira.
Khadijah setiap hari mengantarkan makanan kepada Rasulullah. Perjalanan dari Mekkah ke Jabal Nur (gua Hira) sejauh 6km, lalu menempuh jalan mendaki sepanjang 4km. (Usia 54 waktu itu).. Bayangkan..

2. Jibril datang dan mengucapkan salam, assalamu 'alaika ya Muhammad setiap hari disana. Rasulullah tidak tahu siapa yang mengucapkan salam. Kelak akhirnya dia bertanya kepada Jibril, salam itu diucapkan oleh pepohonan, bebatuan, tanaman yang merindukan datangnya Nabi..

Kisah Lukha yang baru mau mengucap syahadat apabila pohon sudah mengucap syahadat. Nabi mengatakan kepada pohon untuk mengucap syahadat, dan terjadilah..

3. Rasulullah bermimpi yang selalu menjadi kenyataan. Apa yang dimimpikan semalamnya, besok atau lusanya menjadi kenyataan, sesuai detail yang dilihat di mimpi beliau.
Mimpi para Nabi adalah hak (benar secara mutlak)
Mimpi kepada orang soleh lebih dekat kepada kebenaran.
Mimpi kepada orang yang kadang bener kadang ngga, demikian juga.
Mimpi kepada orang kafir lebih condong kepada kesalahan.

Suatu malam, di gua Hira, terlihat cahaya terang datang berupa seorang laki-laki besar, wajahnya tidak terlihat jelas, datang berkata : Iqra.
Beliau menjawab : saya tidak bisa membaca.
Orang itu (Jibril) merangkulku dan hingga tiga kali lalu melepaskannya, akhirnya ia berkata: .... Surat Al Alaq 1-5

Jibril sudah merindukan Rasulullah sejak Nabi Adam, itu adalah pelukan sayang..
Rasulullah gemetar lalu pulang ke Khadijah, minta diselimuti, diusap kepalanya dengan air. Badannya menggigil seperti terkena demam.

Khadijah menenangkan beliau, beliau berkata kepada Rasulullah: Allah pasti akan selalu menjagaMu, karena Engkau selalu menjadi orang yang baik.

4 wanita terbaik Islam:
1. Asiyah, istri Firaun (masih hidup sudah ditentukan surganya)
2. Maryam
3. Khadijah (masih hidup sudah disiapkan surganya)
4. Fatimah (anak Khadijah)
Ket:
Aisyah bukan termasuk 4 wanita ini, tapi beliau termasuk dalam Mubasyirot Biljannah, yang masuk surga tanpa dihisab lagi.

Khadijah mengajak Rasulullah mengajak ke Waraqah ibn Nafail (pamannya, seorang Nasrani yang mengEsakan Allah, bukan Nasrani trinitas)
Waraqah artinya : pengumpul kertas (literatur) Taurat, Injil.
Waraqah menyatakan bahwa Muhammad mirip yang digambarkan Musa dalam kitab Taurat yang dibacanya.
Lalu Waraqah meninggal setelah berniat membantuku sebisanya. Beliau masuk surga seperti kata Nabi.

Kemudian wahyu terputus. Muhammad sedih dan kecil hati, merasa mungkin tidak jadi Rasul. Akhirnya setelah lama berselang, Jibril datang kembali dalam bentuk aslinya yang besar sekali, Nabi menjadi gemetar dan kembali minta diselimuti. Lalu Allah menurunkan surat Al Muddatstsir 1-5.

Demikianlah lalu wahyu datang secara berturut-turut.

Selanjutnya: Islamnya keluarga Rasulullah SAW + keluarga Abu Bakar