Tampilkan postingan dengan label quran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label quran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2013

Kajian Tafsir Surat Al Fil

Ust. Abi Makki ~ 11 April 2013

Surat Al Fil (QS 105)

Surat Al Fil termasuk Surat Makkiyah, surat yang turun sebelum Rasulullah hijrah
(Sedangkan Madaniyah, surat yang turun setelah Rasulullah hijrah)

Surat yang turun di Hudaibiyah, tapi diturunkan setelah Rasulullah hijrah disebut surat Madaniyah.

Surat Al Fiil dan Artinya

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ١
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ٢
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ٣
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ ٤
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ ٥

Artinya:
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah[1601]?
2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?
3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,
4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,
5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Penjelasan:
[1601] Yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. sebelum masuk ke kota Mekah tentara tersebut diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.

Kisah Musailamah Al Kazab yang mengaku Nabi dengan Surat Al Filnya yang mirip tapi tanpa mengandung makna penting di dalamnya.

Di Yaman saat itu mulai penyebaran agama Nasrani, Dzunnawwas penyembah api, Raja Yaman menolaknya, dibunuhnya orang-orang Nasrani. Orang-orang Nasrani di Yaman tidak ada yg selamat kecuali Daus. Dia pergi mencari pertolongan ke Romawi, rajanya Nazirwan, pusat agama Nasrani.

Susah melawan Dzunawwas. Tapi dia memiliki kaki tangan yaitu Habasy dari Etiopia. Daus membawa surat menuju Habasy. Dikirim 2 jenderal dengan 2 pasukannya: jendral senior: Ariyad dan jendral junior: Abrahah.

Raja Abrahah bukan asli dari Yaman. Kemudian di Yaman beradu kepentingan dengan Ariyad. Mereka membuat perjanjian, pasukan yang kalah diberikan kepada Jendral yang menang.

Abrahah hidungnya robek, hampir mati, (kelak disebut Al Ashrom, yang hidungnya sobek) lalu Ariyad menyuruhnya bangun, tapi lalu ditikam dengan pisau kecil oleh Abrahah, lalu mati.

Raja Habasyah marah karena Abrahah membunuh Ariyad, bersumpah akan menginjak rambut Abrahah di atas tanah Yaman. lalu Abrahah berjanji akan membuat rumah ibadah agama Nasrani, istana Qullaish sebagai tanda cintanya kepada agama dan pengagum namanya. Kemudian, dipotongnya rambutnya sendiri, ditaruh di atas pasir Yaman, dikirimnya ke Habasy untuk diinjak sesuai janjinya agar tidak capek-capek membunuhnya.
Istana Qullaish di Yaman akan dijadikan tempat berhaji umat Nasrani selain Ka'bah. (Dulu Ka'bah dijadikan tempat berhaji agama Allah)

Kabilah Annasi dari Mekkah tidak suka dan melumuri pembangunan istana itu dengan kotoran, karena tidak suka orang beribadah ke Yaman. Abrahah marah lalu berencana menghancurkan Ka'bah sebagai balasannya. Allah juga melaknat Annasi karena hal yang diperbuatnya.

Gajahnya dibawa dari Habasy beserta pasukan Abrahah. Abaabil datang dari segala arah, saling mengejar, terlihat seperti awan hitam, bertubi-tubi, masing-masing membawa 3 batu kecil, lebih kecil dari biji zaitun, kira-kira sebesar biji pepaya, di paruhnya, di kaki kanan, dan kaki kiri. Ukurannya lebih besar dari pipit tapi lebih kecil dari merpati. Batu dilempar lalu langsung terbang melarikan diri, disusul dengan yang lainnya, jarak penembakan per mili second.

Pasukan Abrahah bolong-bolong terkena batu panas, semua binasa. Batu panasnya melesak ke dalam bumi saking panasnya. Batunya batu neraka. Sijjil. Saking panasnya semakin ke bawah semakin panas sehingga setelah dilempar bumi tidak sanggup menahannya dan masuk ke dalam bumi.

Itulah kisah bagaimana Allah menjaga Ka'bah, tugas kita sebagai ummatnya dengan menjaga kecintaan kita kepada Ka'bah dengan mengagungkannya dengan ibadah, menghadap Kiblat (maksudnya ibadah sholat, dan lain-lainnya)

Orang yang tidak menjaga Ka'bah (tidak sholat) hati-hati ababil zaman sekarang yang 'melemparkan' ketidaktenangan hati.

50 hari setelah penghancuran Ka'bah, Rasulullah lahir.

*mohon maaf dan tolong dikoreksi apabila ada kesalahan penulisan*



Kamis, 04 April 2013

Keutamaan Membaca dan Mempelajari Al Quran

Abi Makki 4 April 2013 ~ Hadits Rasulullah tentang Keutamaan Membaca Quran

Berapa Qori Al Quran di Indonesia?
Umumnya kita lebih mengenal penyanyi pop ternama.

1. Hadits Shahibul Bukhari : 4739
Sebaik2 diantara kalian adalah yang belajar Quran dan mengamalkannya.
~Seburuk2 diantara kalian adalah yang tidak belajar Quran dan tidak mengamalkannya.

2. HR Tirmidzi : 3158
Saat membaca Quran, bila kita membaca satu huruf akan mendapatkan sepuluh kebaikan.

3. HR Tirmidzi : 3162
Dengan membaca Quran, dengan membaca satu ayat maka akan terangkat derajat kita satu tingkat.

Niat dalam beribadah : hanya karena Allah.
Hindari riya karena bisa memudarkan niat ibadah karena Allah.
Tetaplah bersikap rendah hati dan tahu diri.

4. Haaqiq : Ajuman 'aalamal Quran
Pahala yang mengajarkan Quran. (Kepada anak)
~> termasuk memanggilkan guru ngaji lalu mengecek bacaannya.
~> benarkan bacaannya, fasihkan bacaannya, dengan membiasakan baca Quran sesering mungkin.
~> cek bacaan anak lalu bersama-sama meningkatkan kemampuannya.

Di akhirat nanti bapak ibu yang menyiapkan anaknya untuk belajar Quran akan diberikan mahkota yang berkilauan lebih terang daripada matahari.

5. Shahih Al Muslim : 252
Syafaat : Rekomendasi/Pertolongan
Bacalah Quran, karena hakikatnya bacaan Quran itulah yang akan memberikan syafaat bagimu di akhirat nanti.

6. Abu Daud : 1457
Saat membaca Quran akan memberikan ketenangan hati.
Ketika membaca Quran terjadi 4 hal:
1. Allah berikan ketentraman (sakinah)
2. Dihujani rahmat dengan deras sampai basah kuyup.
3. Orang yang membaca Quran, di atasnya malaikat membentangkan sayapnya sebagai penjagaan.
4. Nama kita disebut oleh Allah, lalu malaikat mencatatnya untuk ditempel di pintu sorga.

Adab Membaca Quran (kondisi terbaik, beradab untuk membaca Quran) :
1. Punya wudhu tidak wajib, tapi bersih pada hakikatnya.
Bila sedang haid, usahakan menghargai Quran, jangan memegang Quran, kecuali bila untuk belajar ambil yang terjemah Quran yang banyak bahasa Indonesianya daripada Arabnya.
(Pas ga halangan malas, pas sedang halangan malah ingin pegang ~> godaan Syetan)
Bila sedang haid, membaca sendiri dan bersuara sebaiknya tidak dilakukan, kecuali dengan guru ngaji dan membaca untuk belajar tahsin.

2. Rapi, bersiwak sebelum membaca Quran
Agar tidak mengganggu konsentrasi, mulut dalam keadaan bersih untuk melafalkan bacaan Quran.

3. Pakaian menutup aurat, bersih, rapi, posisi duduk sooan dan nyaman.

4. Menghadap kiblat, di atas sajadah agar khusyuk.

5. Menghentikan bacaan bila menguap.

6. Tidak ngobrol, kecuali sangat penting.

7. Diresapi maknanya, pahami.
Al waqiah : surat kesejahteraan, maknanyabtentang kesulitan di akhirat dan agar kita terhindar darinya.
Yasin: jantungnya Quran
Al Baqoroh + Ali Imran : payung pelindung kita

8. Apabila membaca ayat-ayat tentang kenikmatan Sorga, berdoalah mintalah agar dimasukkan kesana.
Bila tentang orang-orang shaleh, berdoa agar diberikan sifat mulia seperti beliau.
Apabila tentang siksa neraka berdoalah agar dijauhkan darinya.

9. Jangan sampai melihat mushaf tergeletak terpisah-pisah, rusak, tidak bisa dipakai lagi. Cara mengaman mushaf yang rusak agar tidak berceceran adalah dengan membakarnya saja.
Contoh: buku iqra anak-anaknyang sobek-sobek.

10. Jangan menyimpan Quran di bawah sesuatu. Taruhlah berdiri atau di atas meja.

11. Quran dibaca dengan suara seperlunya, tidak perlu keras-keras hingga mengganggu orang lain.

12. Tidak membaca di tempat-tempat kotor.
Apps Quran di gadget yang tidak mungkin ditinggal bila kita pergi ke toilet umum, bila tidak dibuka di toilet tidak apa-apa, tidak perlu menghapus apps itu dari gadget.

13. Berhenti tiap satu ayat.

Demikianlah tausyiah Abi Makki pagi ini, semoga menambah pengetahuan kita dalam beribadah khususnya agar lebih rajin dan khusyuk dalam mempelajari Al Quran.